Menu

Mode Gelap

News · 17 Nov 2022 01:36 WIB ·

Dinas Perikanan dan IT PLN Bahas Kolaborasi Ekosistem Inovasi Menuju Kampung Nelayan Maju


 Dinas Perikanan dan IT PLN Bahas Kolaborasi Ekosistem Inovasi Menuju Kampung Nelayan Maju Perbesar

catatanjabar.com – Sukabumi, Dinas Perikanan Kab. Sukabumi bersama Institut Teknologi PLN membahas isu strategis berkenaan dengan membangun Kolaborasi Ekosistem Inovasi menuju Smart Fisheries Village. Program Smart Fisheries Village sendiri merupakan konsep pembangunan desa perikanan berbasis penerapan teknologi informasi komunikasi dan manajemen tepat guna berkelanjutan.

Tujuan  Smart Fisheries Village yaitu membangun ekosistem bisnis perikanan dalam satu kawasan secara terintegrasi dari usaha produksi sampai dengan pemasaran.

Dipl., Ing. Iwan Tutuka Pambudi M.Eng., PhD dari IT PLN, seperti dilansir dari laman Facebook Pemerintah Kabupaten Sukabumi, menjelaskan bahwa IT PLN memiliki program untuk mendukung Kementerian Kelautan dan Perikanan  terkait dengan Smart Fisheries Village/Kampung  Nelayan Maju (Kalaju), Penerapan Cara Pembenihan ikan yang Baik dan Benar (CPIB) serta Cara Budidaya Ikan yang Baik dan Benar (CBIB) dengan menggunakan alat yang terhubung pada aplikasi.

“Salahsatu sistem yang  digunakan yaitu Blockchain. Blockchain adalah system yang merangkum alur produk mulai dari pihak produsen sampai ke konsumen, dimana system ini dapat menjelaskan tracking dan trashing (pelacakan dan ketelusuran) suatu produk” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut dibahas juga Program kegiatan yang dilakukan oleh Dinas Perikanan Kab. Sukabumi dan peluang dikolaborasikan dengan aplikasi yang ada di IT PLN.

Kepala Dinas Perikanan Nunung Nurhayati menerangkan ada beberapa inovasi teknologi yang bisa dikolaborasikan diantarnya : SIPJI SAJI untuk komoditas sidat, supercharge (teknologi yang digunakan dalam kegiatan budidaya ikan yang berfungsi untuk meningkatkan kadar oksigen di perairan) dan inselinator (alat yang digunakan untuk menghilangkan bau sampah).

“Selain itu ada juga desilasi atau Teknik mengubah air laut menjadi air tawar dan  tabung listrik/power bank  yakni teknologi untuk menjawab permasalahan di daerah yang tegangan listriknya sering terkendala” terang Nunung.

Diakhir  pembahasan disepakati  kerjasama antara Dinas Perikanan dengan IT PLN terkait penerapan aplikasi untuk menunjang program Kampung Nelayan Maju (Kalaju), Kampung ikan dan pengenalan ikan  asal kab. Sukabumi yang semuanya berprinsif pada  penerapan Blue Economy dan Blue Technology.

“Kerjasama  ini dapat dijadikan program kerja untuk memperkuat implementasi ekonomi biru  dan teknologi biru di Kabupaten Sukabumi yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat” pungkas Nunung.

Hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris Dinas Perikanan Sri Padmoko,  Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Tangkap Mirna Puspitasari,  Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Budidaya Hanura Nursyamsi, Kasubag Keuangan, Progran dan Evaluasi, Para Sub Koordinator, Kepala UPTD Balai Benih Ikan serta Kasubag TU.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 20 kali

Baca Lainnya

Proyek Pengecoran Jalan Caringin-Cidahu Dimulai, Target Selesai dalam 75 Hari

19 Juli 2024 - 05:36 WIB

Kampung Cibitung Bergemuruh: Kang Asep Japar Terima Dukungan Penuh dari Relawan BRAJAMUSTI

18 Juli 2024 - 16:07 WIB

Kang Asep Hadiri Acara Budaya dan Tradisi di Desa Pulosari: Peningkatan UMKM Jadi Sorotan

17 Juli 2024 - 07:39 WIB

Monitoring Perbaikan Jalan di Wilayah Jampangkulon oleh UPTD PU Kabupaten Sukabumi

16 Juli 2024 - 07:25 WIB

Asep Japar Diusung Partai Golkar untuk Pilkada Kabupaten Sukabumi 2024: Loyalitas dan Kontribusi Jadi Kunci

14 Juli 2024 - 02:59 WIB

Survei Progres dan Keselamatan Kerja Proyek Irigasi Gegebeng oleh UPTD PU Ciemas

11 Juli 2024 - 07:33 WIB

Trending di News