Catatanjabar.com – SUKABUMI, Peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU) ke-80 tingkat Kabupaten Sukabumi digelar meriah di halaman Kantor Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi, Senin (8/12/2025). Acara bertema “Infrastruktur Berkeadilan, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju Sukabumi Mubarakah” itu turut dihadiri Bupati Sukabumi H Asep Japar, Sekda H Ade Suryaman, Forkopimda, Forkopimcam, mitra kerja DPU, dan tamu undangan lainnya.
Bupati Sukabumi menyampaikan sambutan singkat, menekankan bahwa Hari Bakti PU menjadi momentum bagi insan PU untuk memperkuat komitmen pengabdian, mengingatkan sejarah lahirnya Hari Bakti PU pada 3 Desember 1945.
Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, menjadi sosok yang menyoroti rangkaian kegiatan tahun ini yang tidak hanya berisi seremoni, tetapi juga berbagai kegiatan sosial yang langsung dirasakan masyarakat.
“Kami melaksanakan bedah rumah, penanaman pohon, pembersihan jalan, peresmian ruas jalan, bantuan bagi korban bencana, donor darah, pembinaan P3K mitra cai, sampai pemberian apresiasi untuk pegawai berprestasi,” terangnya.
Ia menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap pahlawan pekerjaan umum sekaligus upaya menanamkan kembali semangat pelayanan dan profesionalitas di tengah implementasi strategi pembangunan PU 608 yang menjadi peta jalan bersama menuju Indonesia Emas 2045.
Selain itu, Uus juga mengungkapkan kesiapan DPU untuk menghadapi potensi bencana di musim cuaca ekstrem, termasuk memantau kondisi jalan, jembatan, irigasi, serta memastikan alat berat dan logistik darurat dalam kondisi siap.
“Semangat para pendahulu PU harus terus menjadi inspirasi untuk menghasilkan infrastruktur yang mendukung kesejahteraan masyarakat. Kami berharap kolaborasi pemerintah dan masyarakat bisa semakin kuat dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang adil dan berkelanjutan,” tutupnya.
Di sela-sela kesempatan tersebut, Bupati bersama unsur Forkopimda turut menyerahkan penghargaan kepada para pegawai PU, mitra kerja, serta santunan kepada anak yatim.
RED/SNI
















