Menu

Mode Gelap

Daerah · 22 Feb 2023 01:55 WIB ·

Potensi Ekonomi Masyarakat di Ciemas, Dari Gedebong Pisang


 Potensi Ekonomi Masyarakat di Ciemas, Dari Gedebong Pisang Perbesar

catatanjabar.com-Melimpahnya tanaman pisang di Desa Ciemas, Kecamatan Ciemas memicu seorang ibu rumah tangga untuk memanfaatkannya jadi aneka produk makanan ringan nan unik dan renyah. Bukan hanya buahnya yang menjadi komposisi makanan pada umumnya, tetapi kali ini pohon pisang juga bisa diproduksi menjadi cemilan yang digemari oleh kalangan masyarakat.

Salah satunya ialah Dian Hardiani (48) seorang ibu rumah tangga kelahiran Ciemas yang berhasil menciptakan aneka makanan berbahan dasar dari gedebong pisang. Jenis makanan ringan yang ia kembangkan adalah abon dan keripik gedebong pisang. Naluri wirausaha Dian telah dipraktikkan sejak tahun 2020 silam pasca pandemi covid-19.

Dian mengakui, awalnya ia tidak mengetahui bagaimana cara pengolahan abon dan keripik gedebong pisang ini menjadi produk konsumsi, walaupun dalam praktiknya mengalami kesulitan tetapi tidak menyurutkannya untuk berhenti berkarya.

“Awal mula terinspirasi membuat cemilan ini saya pernah melihatnya dikembangkan didaerah lain sehingga saya terinspirasi sendiri. Dari situ masa orang lain bisa saya engga, akhir berulang kali saya mencoba dan alhamdulillah hasilnya seperti sekarang ini” Ungkapnya saat di wawancara di sanggar Sanca (Sagala Olahan Cau). Kamis (09/02/2023).

Menurutnya, tak semua pohon pisang bisa dijadikan cemilan hanya pohon pisang jenis kepok atau sobo yang bisa dibuat abon dan keripik. Jenis lainnya pernah dicoba, tetapi hasilnya tak serenyah pelepah jenis kepok tersebut. Meski hanya jenis tertentu, dirinya tidak pernah kesulitan mencari bahan baku pohon pisang pilihan terbaik ini.

Peluang usaha gedebong pisang konon sangat diharapkan menjadi penyokong ekonominya, bahkan saat ini cemilan tersebut telah dipasarkan ke daerah Jakarta hingga Batam dengan harga per kilogram abon gedebong pisang dijual 120 ribu rupiah namun keripik gedebong dibandrol seharga 100 Ribu rupiah.

“Untuk pemasaran saat ini baru di daerah setempat saja, namun kita melayani pembelian secara online melalui aplikasi facebook. Pemesanan online ini pernah ada yang dari Jakarta dan Batam” Tuturnya.

Dian berharap melalui kerajinan olahan yang ia geluti selama ini bisa mengangkat derajat perekonomian masyarakat di desa Ciemas, Kecamatan Ciemas.Sukabumi.

Sementara itu Camat Ciemas Iwan Muhdiawan akan terus menginventarisir inovasi dan kreativitas yang dapat menunjang perekonomian masyarakat diwilayahnya, mulai dari cara pengolahan, pengemasan, sampai dengan pemasaran.

“Kami juga masih banyak keterbatasan dimana produksi abon dan keripik ini masih manual secara tradisional. Namun kita akan berupaya mensinergikan terutama bidang pelatihan, sarana prasarana dan pemasaran agar produk ini bisa dikembangkan” Katanya.

Menurut Camat Iwan, produk yang lahir dari karya masyarakat bisa tumbuh dan berkembang lebih pesat. Apalagi daerah Ciemas ini memiliki banyak potensi wisata yang akan menjadi sebuah peluang untuk pemasaran produknya.

“Kecamatan Ciemas ini selain berpotensi perkebunan buah mangga tetapi juga berpotensi perkebunan pisang” Ujarnya.

Apabila produk gedebong pisang ini berkembang sambung Iwan, maka akan menjadi ikonnya UMKM Kecamatan Ciemas. Untuk itu pihaknya akan terus mendorong agar produk tersebut semakin dikenal dan diterima di khalayak luas.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 4 kali

Baca Lainnya

Petani Sukabumi Dukung Upaya Perbaikan Irigasi: Kolaborasi UPTD PU dan Mitra Cai

3 Juli 2024 - 04:34 WIB

Asep Japar Disambut Hangat Warga Cibadak, Siap Benahi Lingkungan dan UMKM

29 Juni 2024 - 16:23 WIB

Dinas PU Sukabumi Siaga Pasca Longsor, Lakukan Asesmen dan Perbaikan Jalan

28 Juni 2024 - 15:49 WIB

Hujan Deras Sebabkan Bendungan Irigasi di Simpenan Jebol, BPBD dan PU Berkoordinasi

13 Juni 2024 - 05:29 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara, Memberikan Ucapan Selamat pada Pengukuhan Kepala Desa

12 Juni 2024 - 06:46 WIB

Sidak Plh. Sekda di Pasar Cisaat: Persediaan dan Harga Pangan Stabil Menjelang Idul Adha

7 Juni 2024 - 21:34 WIB

Trending di Daerah